BIAYA PENYUSUTAN

Pengertian Biaya Penyusutan dan 3 Metode Penghitungannya

Biaya penyusutan merupakan unsur yang harus Anda hitung dalam penentuan nilai aktiva tetap. Penghitungan biaya ini berguna untuk memperkirakan apakah sebuah aktiva tetap masih bisa dimanfaatkan atau sudah waktunya diganti. Selain itu, penghitungan ini juga merupakan langkah untuk menjaga kewajaran laporan keuangan.

Apa Itu Biaya Penyusutan?

Secara umum, penyusutan dapat diartikan sebagai pengalokasian harga suatu aktiva tetap selama masa kegunaannya dengan metode tertentu. Jadi, timbulnya biaya penyusutan ini diakibatkan oleh berkurangnya manfaat suatu aktiva  dari waktu ke waktu. Penyusutan tidak berlaku terhadap aktiva tanah karena harganya yang terus naik setiap tahun.

Pada akhir periode (satu tahun), akun aktiva tetap harus dicatat dalam jurnal penyesuaian akibat adanya penyusutan ini. Biayanya dihitung menggunakan metode tertentu. Tetapi sebelum menentukan metode, faktor mendasar dalam penghitungan tersebut perlu dipahami terlebih dulu.

Dalam penghitungan biaya penyusutan, terdapat 3 faktor yang mempengaruhi. Ketiganya adalah harga perolehan, umur ekonomis aktiva, dan nilai residu. Dengan mengetahui nilai dari ketiga faktor ini, metode apapun akan dapat digunakan.

Harga Perolehan

Dalam setiap perolehan aktiva tetap, selalu ada harga yang dialokasikan untuk mendapatkannya. Harga perolehan ini menjadi salah satu faktor yang menentukan seberapa besar pengalokasian nilai penyusutan dalam setiap periode. Penghitungan harga perolehan tidak hanya melihat harga pembelian, tetapi juga ditambahkan dengan biaya lain yang ditimbulkan dari perolehan aktiva tersebut.

Umur Ekonomis Aktiva

Faktor kedua adalah umur ekonomis, yaitu perkiraan sampai mana aktiva  tersebut dapat berkontribusi sebelum mengalami aus. Umur ekonomis tidak hanya berupa waktu, tetapi bisa juga dalam bentuk hasil produksi dan jam kerja.

Penentuan umur ekonomis juga dilihat dari sisi fisik dan fungsional. Suatu aktiva tetap bisa saja masih baik secara fisik, namun dari sisi fungsional sudah tidak dapat digunakan. Misalnya mesin yang masih bisa beroperasi dengan normal tetapi sudah tidak mendukung sistem kerja yang baru.

Nilai Residu

Sementara nilai residu adalah nilai sisa dari sebuah aktiva di akhir umur ekonomisnya setelah dikurang dengan nilai penyusutannya. Nilai residu bisa diperoleh jika aktiva yang habis umur ekonomisnya ini dijual. Jika tidak, maka aktiva tersebut tidak memiliki nilai residu alias nol.

Metode Penghitungan Biaya Penyusutan

Dalam penghitungannya, biaya penyusutan memiliki beberapa metode yang dapat digunakan. Penggunaan metode ini disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Namun, perlu diingat, hendaknya metode yang dipakai  setiap tahunnya konsisten alias tidak berubah-ubah, karena ini akan berpengaruh pada laporan keuangan  Anda nantinya. Nah, berikut 3 metode yang bisa dipilih.

1. Metode Garis Lurus

Pada metode garis lurus, beban penyusutan suatu aktiva bernilai sama di setiap periode hingga akhir umur ekonomisnya. Dengan melihat 3 faktor yang mempengaruhi penentuan biaya penyusutan di atas, maka didapatkan rumus sederhana. Nilai penyusutan dihitung dari selisih harga perolehan dan nilai residu yang kemudian dibagi dengan umur ekonomis.

Rumus ini akan lebih mudah dipahami dengan menggunakan contoh.

Misalnya harga perolehan suatu aktiva tetap adalah Rp20.000.000,- dengan umur ekonomis selama 10 tahun. Di periode terakhir, aktiva ini diperkirakan memiliki nilai residu sebesar Rp4.000.000,-.

Jika dimasukkan ke rumus, maka didapatkan perhitungan nilai penyusutan = (20.000.000 – 4.000.000)/10. Hasil perhitungan dari rumus tersebut adalah 1.600.000. Itu artinya, biaya penyusutan yang dikeluarkan setiap periode (satu tahun) adalah sebesar Rp1.600.000,-.

Metode ini seringkali disukai karena kesederhanaannya itu. Penekanan dalam metode garis lurus lebih menitikberatkan aspek waktu, sehingga nilai penyusutannya bisa sama setiap periode. Sementara sisi fungsi tidak menjadi perhatian utama. 

Aktiva tetap berupa bangunan dan furniture merupakan jenis  yang cocok dengan metode penyusutan ini. Karena, jika dilihat dari fungsinya kedua jenis aktiva tetap ini tidak memberikan dampak langsung berupa hasil produksi.

2. Metode Saldo Menurun Ganda

Dalam metode saldo menurun ganda, ada anggapan bahwa masa awal penggunaan suatu aktiva tetap adalah masa yang paling maksimal. Beberapa tahun selanjutnya, kinerja dan manfaat aktiva tetap akan terus menurun. Karenanya, penyusutannya pun semakin menurun pula.

Untuk lebih jelasnya, ambil saja contoh yang sama dengan hitungan aktiva tetap pada metode garis lurus di atas. Harga perolehan = Rp20.000.000,- dan umur ekonomis = 10 tahun. Metode saldo menurun ganda tidak menggunakan nilai residu.

Perhitungan ini menggunakan nilai buku yang terus menurun setiap periode sebagai patokannya. Untuk mendapatkan nilai buku, diawali dengan mengetahui harga perolehan. Kemudian perlu menghitung penyusutan untuk mengetahui nilai buku selanjutnya.

Agar lebih mudah, umur ekonomis dihitung dengan persentase, yaitu 100% : 10 = 10%. Rumusnya adalah (persentase umur ekonomis x 2) x nilai buku. Di tahun pertama, nilai buku didapatkan dari harga perolehan. Maka operasi hitungnya (10% x 2) x 20.000.000 = 4.000.000. Jadi, penyusutannya adalah Rp4.000.000,-.

Untuk tahun berikutnya, nilai buku menurun karena dikurangi dengan penyusutan tahun sebelumnya. Jadi, operasi hitungnya adalah (10% x 2) x (20.000.000 – 4.000.000). Hasilnya yaitu 20% x 16.000.000 = 3.200.000. Pada tahun kedua, penyusutannya adalah Rp3.200.000,-. 

Untuk tahun ketiga, penghitungannya adalah (10% x 2) x (20.000.000 – 4.000.000 – 3.200.000). Atau bisa juga langsung (10% x 2) x (16.000.000 – 3.200.000) karena nilai buku tahun sebelumnya sudah diketahui, yaitu 16.000.000. 

Maka, penyusutan di tahun ketiga adalah 20% x 12.800.000 = 2.560.000. Jadi di tahun ketiga besaran penyusutannya adalah Rp2.560.000,-. Begitu seterusnya hingga tahun kesepuluh.

Metode saldo menurun ganda ini lebih rumit daripada metode garis lurus. Namun, beban pemeliharaan lebih dapat disesuaikan dengan kondisi aktiva tetap dan nilai manfaatnya. Dengan begitu, biaya yang dikeluarkan justru lebih hemat. 

3. Metode Hasil Produksi

Sebagaimana namanya, metode ini menetapkan penyusutan dengan melihat jumlah hasil produksi sebuah aktiva tetap. Jika pada metode garis lurus menekankan aspek waktu, maka pada metode hasil produksi lebih ditekankan faktor kegunaan.Karena itu, satuan umur ekonomisnya bukanlah tahun, melainkan satuan unit produksi.

Metode ini  menggunakan 2 langkah dalam penghitungannya. Pertama, menghitung tarif penyusutan dengan rumus (harga perolehan – nilai residu) / taksiran jumlah produksi. Kemudian dalam menghitung penyusutan digunakan rumus jumlah produksi 1 tahun x tarif penyusutan. 

Untuk taksiran jumlah produksi, tidak ada rumus tertentu dan Anda bisa meminta spekulasi dari ahli. Dan dalam menaksir, perlu untuk mengetahui harga perolehan sehingga beban penyusutannya dapat diperkirakan. Jadi, sebagai contoh, di bawah ini hanyalah perkiraan kasar untuk taksiran jumlah produksi per tahunnya.

Anggaplah harga perolehan suatu aktiva tetap adalah Rp155.000.000,- dengan nilai residu Rp15.000.000,-. Kemudian aktiva tetap ini diperkirakan mampu beroperasi selama 7 tahun Sementara perkiraan  jumlah produksi dalam jangka waktu tersebut adalah 100.000 unit.

Rinciannya adalah 20.000 unit di tahun pertama, lalu 18.000 di tahun kedua. Selanjutnya berturut-turut dari tahun ketiga hingga ketujuh adalah 16.000, 14.500, 12.000, 10.500, dan 9.000 unit. 

Pertama, hitung tarif penyusutan dengan rumus di atas. Didapatkan operasi hitung (155.000.000 – 15.000.000) / 100.000 = 1.400. Maka, tarif penyusutannya adalh Rp1.400,- per tahun.

Sekarang, gunakan rumus kedua untuk menghitung penyusutan tahun pertama. Angka yang diperoleh adalah 20.000 x 1.400 = 28.000.000. Selanjutnya di tahun kedua, 18.000 x 1.400 = 25.200.000. Dan tahun ketiga, 16.000 x 1.400 = 22.400.00. Begitu seterusnya hingga tahun ke tujuh. 

Demikian pengertian biaya penyusutan beserta 3 metode penghitunganya. Pemilihan metode merupakan hak dan kebebasan  perusahaan. Dan hendaknya, pemilihan itu disesuaikan dengan kebutuhan dan pertimbangan yang cermat untuk mengkalkulasi biaya penyusutan setiap aset Anda.

Jika Anda bingung untuk menentukan metode dan sulit menghitung biaya penyusutan dari usaha yang sedang Anda bangun, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur penghitungan aset seperti Accurate Online.

Accurate Online memiliki fitur pengelolaan aset tetap seperti disposisi aset tetap, penghitungan aset tetap pajak, pengelolaan aset per lokasi dan masih banyak lagi.

Sumber : https://accurate.id/akuntansi/pengertian-biaya-penyusutan/

Belajar Komputer dan Jaringan Dasar

Komputer & jaringan dasar (Kjd). 
Rangkuman materi. 
BAB 1 “10 perangkat keras komputer”

1. Motherboard adalah papan sirkuit yang berfungsi sebagai tempat komponen – komponen komputer.
Cara memasang :
 1) Ketika semua terpasang pada Motherboard.
2) Pasang Motherboard pada casing.
3) Kencangkan baut.

2. Processor merupakan sebuah ic yang mengobrol seluruh jalannya sistem komputer.
Cara memasang :
1) Buka tuas pengunci.
2) Letakkan dengan benar.
3) Kunci kembali.

3. Harddisk merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan.
Cara memasang :
1) Letakkan Harddisk dibagian samping casing sesuai dengan slotnya.
2) Pasang baut pada Harddisk ke Motherboard.
3) Pasang kabel sata/atau dari Harddisk ke Motherboard.
4) Pasang kabel Power supply pada Harddisk.

4. Pc cooler/heatsink merupakan perangkat komputer yang berfungsi mengurangi panas yang dihasilkan oleh komputer.
Cara memasang :
1) Letakkan heatsink diatas Processor.
2) Sebelumnya oleskan pasta pada heatsink untuk menghilangkan panas.
3) Kunci tuas heatsink.
4) pasang kabel heatsink ke Motherboard.

5. VGA ( Video Grafik Adapter) adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi mengolah data grafik yang akan ditampilkan oleh monitor.
Cara memasang :
1) Letakkan VGA pada slot yang terdapat di Motherboard.
2) Pasang baut dan Kencangkan.

6. Optimal drive merupakan salah satu perangkat keras yang berfungsi membaca maupun menulis data dari kepingan CD/DVD.
Cara memasang :
1) Letakkan  CD room pada slot XD room.
2) Kencangkan baut yang terdapat di masing – masing sisinya.

7. Power supply merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai penyuplai daya ke komponen – komponen lain seperti Motherboard.
Cara memasang :
1) Letakkan Power supply pada casing.
2) Kencangkan baut agar Power supply lebih kuat.
3) Pasang kabel panel ke Motherboard, Harddisk dan CD room.

8. RAM ( Random Access Memory) merupakan perangkat keras yang berfungsi menyimpan data maupun induksi yang dilakukan oleh Processor.
Cara memasang :
1) Letakkan RAM pada slot RAM.
2) Kencangkan baut soundcard agar tidak terjatuh saat casing dipindahkan.

9. Soundcard  merupakan perangkat keras yang berfungsi mengolah data berupa audio ataupun suara.
Cara memasang :
1) Letakkan soundcard pada slot.
2) Kencangkan baut soundcard agar tidak terjatuh saat casing dipindahkan.

10. NIC / Lan card adalah sebuah kartu yang berfungsi menghubungkan komputer kedalam jaringan internet.
Cara memasang :
1) Letakkan lancard pada slot.
2) Kencangkan baut soundcard agar tidak terjatuh saat casing dipindahkan.

Cara menginstal sistem operasi Windows 7 menggunakan virtual box :

Baru > next > (nama) instalasi > ganti OS tipe (Windows) > versi (Windows 7) > next > (alokasi memori) > kalau 2gb (2048) > next > (alokasi harddisk) > pilih “create new hard disk” > next > (pilih VDI) > next > (pilih “dinamically allocated”) > next > (manipulasi harddisk) misal 100gb> next > create > create.
Cara masukin CD : pilih menu setting > storage > empty (masih kosong) > CD/DVD drive > klik lalu pilih paling atas > klik Windows 7 > Open > nama > klik Open > mulai.

K3lh lingkungan sekolah, ruang lingkup tkj.
Tujuan keselamatan dan kesehatan kerja adalah :
1. Melindungi para Pekerja dari kemungkinan – kemungkinan buruk yang mungkin terjadi akibat kecerobohan pekerja/siswa.
2. Memelihara kesehatan para pekerja/siswa untuk memperoleh hasil pekerjaan yang optimal.
3. Mengurangi angka sakit/kematian diantara pekerja.
4. Mencegah timbulnya penyakit menular.
5. Meningkatkan kesehatan fisik.
6. Menjamin keselamatan.
7. Sumber produksi dipelihara secara aman dan efisien.

Keselamatan kerja adalah keselamatan yang berhubungan erat dengan mesin, peralatan kerja, bahan dan proses pengolahan.
Ketika menggunakan mouse usahakan sejajar antara pergelangan tangan dan mouse.
Badan pada posisi tegak didepan komputer dan jarak pandang antara mata dan monitor sekitar 45-70 cm.
Hal yang harus diperhatikan dalam pengaturan monitor adalah :
1. Letakkan monitor dan keyboard tepat didepan kita.
2. Tinggi monitor diatur sedikit dibawah kita.
3. Jarak antara monitor dan pekerja sepanjang tangan kita.
4. Sudut monitor mengarah ke mata untuk menghindari sinar lampu yang silau.
5. Apabila memakai kacamata turunkan monitor lebih rendah.
6. Apabila menyalin dokumen, letakkan sedekat dokumen tersebut dideket monitor agar tidak terlalu banyak menoleh.

Untuk menghindari gangguan – gangguan tersebut pekerja harus menerapkan prinsip – prinsip ergonomi.
1. Pengaturan tempat kerja.
2. Penggunaan kursi.
3. Penggunaan keyboard / mouse.
4. Pengaturan monitor.
5. Istirahat sejenak.

Gangguan yang dialami :
1. Gangguan punggung bagian atas disebabkan posisi duduk yang terlalu jauh.
2. Mata terasa lelah / pusing disebabkan pencahayaan yang tidak sesuai.
3. Gangguan pada tangan disebabkan lengan yang tidak lurus saat memegang mouse/keyboard.
4. Gangguan pada bahu disebabkan karena meraih objek terlalu jauh.
5. Otot kaki kam disebabkan posisi kaki yang salah.
6. Gangguan punggung bawah disebabkan karena duduk yang salah.

BAB 2 “Cara menganalisa dan memperbaiki kerusakan hardware”

1. Cara menganalisa dan memperbaiki kerusakan pada harddisk. 

1) Hang / Frezee pada komputer.
Hang dikarenakan oleh rusaknya beberapa sektor pada duster harddisk.
2) Loading screen yang lama.
Hal ini disebabkan oleh rusaknya file sistem akibat dari serangan virus komputer atau oleh rusaknya harddisk.
3) Disk Boot Failure.
Gejala ini muncul ketika pertama kali boot. Bios pertama kali akan  mendeteksi file sistem yang ada pada hardware.

2. Cara menganalisa dan memperbaiki kerusakan  CD rom.

1) CD / DVD rok yang macet.
Hal ini disebabkan karena kerusakan pada motor baki CD romantis. Selain itu juga karena akibat gigi roda dan karet yang sudah mengembang. Cara memperbaikinya adalah dengan mengganti motor baki yang rusak dengan yang baru. Namun jika terasa masih bagus, bisa digunakan pelumas sebagai kelancarannya.
2) CD / DVD tim tidak bisa membaca isi kepingin.
Hal ini disebabkan karena jangka waktu pemakaian yang lama sehingga menyebabkan melemahnya kinerja optik, yang kedua adalah permasalahan yang terjadi pada tegangan Power supply, yang ketiga adalah kerusakan pada ic controller atau juga kecepatan putaran motor Disk yang kurang maksimal. Cara memperbaikinya adalah dengan membersihkan bagian optik CD / DVD rom.

3. Cara menganalisa dan memperbaiki kerusakan Ram. 

1) Tegangan listrik yang tidak stabil.
Gejala yang dialami adalah ketika sedang mengerjakan sesuatu di komputer secara tiba – tiba listrik mati maka secara tidak langsung komputer akan mati secara tiba – tiba. Maka yang akan terkena dampak dari tegangan listrik yang tidak stabil yaitu memory Ram dan harddisk. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan Ups, jadi listrik tidak langsung mati tetapi menyimpan beberapa menit untuk melakukan mematikan komputer secara prosedur.
2) Slot memori atau Kuningan ram kotor / berebutan.
Disebabkan karena casing pada komputer dibiarkan terbuka lebar sehingga debu dan kotoran akan masuk ke memory ram. Cara mengatasinya adalah bersihkan  memory Ram dengan menggunakan penghapus karet, caranya yaitu dengan menggosokkan pada kuningan tembaga pada memory ram yang terlihat kotor secara merata.
3) Overclocking atau memaksa kinerja ram.
Biasanya dialami oleh para gamer karena melampaui dari kapasitas memory sebenarnya. Cara mengatasinya adalah beli ram yang besar sehingga komputer tidak perlu dioverclocking sehingga ram tidak panas dan bagus kinerja nya.

4. Cara menganalisa dan memperbaiki kerusakan pada VGA card.
1) Kasus pertama
Saat anda menekan tombol Power pada komputer, komputer menyala ( ditandai lampu indikator Power / HD, atau lampu indikator pada keyboard / cooler processor) lain dalam komputer yang berputar.
Ada beberapa kemungkinan yaitu :
1. Kemungkinan VGA card tidak terpasang dengan baik.
2. Kemungkinan bentrok dengan VGA ONBOARD.
3. VGA rusak atau slot VGA rusak.

2) Kasus kedua
Setelah indikator menyala, monitor menampilkan tampilan  logo atau teks dan bios dapat diakses. Namun tidak berfungsi dengan baik (bahkan blank) setelah masuk ke sistem operasi windows.
1. Kemungkinan drive VGA yang belum terinstal atau crash (karena virus atau penyebab lain).
2. Kemungkinan VGA yang Anda pakai telah di Overclocking sehingga motherboard mengalami kelebihan beban.

3) Kasus ketiga
Komputer menyala dan VGA card berjalan dengan baik, namun bersolusi tidak maksimal.
1. Kemungkinan monitor yang Anda gunakan tidak mendukung resolusi tersebut.
2. Monitor tidak mendukung spesifikasi tersebut atau ketidaksesuaian.

::Macam – macam jaringan::
1. Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi didalam sebuah gedung.

2. Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan yang terdiri atas beberapa gedung atau kampus.

3. Wide Area Network (WAN) merupakan jaringan yang jangkauan nya mencakup daerah geografis yang luas yaitu antar negara maupun benua.

4. Internet merupakan gabungan dari semua jaringan komputer.
5. Wireless (jaringan tanpa kabel) merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

BAB 3 “TOPOLOGI JARINGAN” 

1. Topologi ring > setiap komputer dihubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali ke komputer pertama, membentuk lingkaran seperti ring.
Kelebihan : kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi.
Kekurangan : jika salah satu pc atau kabel eror maka pengiriman data akan terganggu.

2. Topologi bus > tersusun rapi seperti antrian antrian menggunakan cuma 1 kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel.
Kelebihan : tidak menggunakan kabel banyak.
Kekurangan : sering terjadinya antrian data.

3. Topologi star > membentuk bintang karena semua komputer dihubungkan ke semua hubungan atau switch menggunakan kabel utp.
Kelebihan : mudah mendeteksi komputer mana yang memiliki gangguan.
Kekurangan : memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan.

4. Topologi mesh > setiap komputer terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi pengiriman data langsung ke komputer tujuan.
Kelebihan : proses pengiriman lebih cepat tanpa melalui komputer lain.
Kekurangan : membutuhkan banyak biaya dan banyak kabel.

5. Topologi tree > gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus.
Kelebihan : mudah menemukan kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
Kekurangan : menggunakan banyak kabel dan sering terjadi tabrakan data.

BAB 4 “Perangkat keras jaringan komputer” 

1. HUB merupakan perangkat keras jaringan komputer yang berfungsi untuk menerima sinyal atau dari server atau hostpot dan kemudian mentransmisikannya ke client yang akan membentuk suatu jaringan.
Fungsi : membuat jaringan local dari beberapa komputer, mentransmisikan jaringan terutama lan, dan lain lain.

2. Switch merupakan perangkat keras jaringan komputer yang dapat membantu memecah mecah jaringan local.
Fungsi : menerima sinyal dan juga data dari komputer atau server, dapat berfungsi sebagai repeater, dan lain lain.

3. Modem merupakan perangkat keras jaringan yang berfungsi memancarkan sinyal analog menjadi sinyal digital agar dapat dimengerti oleh komputer.

4. Access point merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi memancarkan sinyal nirkabel dari sebuah isp.

5. Lan card berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.

6. Routher merupakan perangkat keras yang berfungsi mengirimkan data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya melalui proses penghalaan.

7. Wireless card berfungsi sebagai menghubungkan laptop ke jaringan komputer tanpa menggunakan kabel.

8. Kabel jaringan merupakan media utama dalam melakukan transmisi paket data.

9. Repeater adalah alat yang digunakan untuk menguatkan sinyal.

10. Bridge merupakan perangkat yang dapat menghubungkan jaringan komputer lan dengan jaringan local yang lain.

BAB 5 “Kabel” 
WIRED Network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar. 
Kabel yang berbahan tembaga digunakan untuk membuat jaringan lan. 
Kabel serat optik digunakan untuk membuat jaringan man/wan.
Keunggulan : 
1. Pengiriman data lebih cepat. 
2. Tidak dipengaruhi oleh faktor lingkungan. 
3. Tidak saling mengganggu secara signifikasi. 
4. Bisa menembus tembok tebal sekalipun. 
5. Biaya rendah. 
Kelemahan : 
1. Proses instalasi sangat rumit. 
2. Memerlukan pemeliharaan kabel yang intensif. 
3. Tidak bisa melakukan koneksi ke jaringan dan tempat yang tidak terjangkau kabel seperti jalan raya, kapal laut dan pesawat. 
Cara membuat kabel straight :
Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Putih Orange, Orange
Putih hijau, biru
Putih biru, hijau
Putih coklat, coklat
Cara membuat :
Kupas ujung kabel sekitar 2cm > sesuaikan kabel dengan warna yang ditentukan > ambil rj45 > masukkan hingga mentok sampai Jack > fresh > tes di lan tester.

Cara membuat kabel crossover :
Kabel crossover digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Putih hijau, hijau
Putih Orange, biru
Putih biru, orange
Putih coklat, coklat
Cara membuat :
Kupas ujung kabel sekitar 2cm > sesuaikan kabel dengan warna yang ditentukan > ambil rj45 > masukkan hingga mentok sampai Jack > fresh > tes di lan tester.

Cara mensetting access point :
1. Laptop dan Tp link sudah terhubung.
2. Access point dengan Web browser dengan menggunakan mozilla lalu masukkan  IP 192.180.0.1.
3. Masukkan username dan password.
4. Setting ip addres.
5. Save, klik save yang dimana Tp link akan segera meminta ip addres ke modem Internet.
6. Tes Internet dengan cara tes ping 8.8.8.8.
7. IP addres manual, setting dengan menggunakan ip 192.168.1.1/24.
8. Menjadikan TP link pemancar wifi dengan klik menu wireless lalu pilih wireless security dan isi pada wireless password.
9. Tes ping dari pc.
10. Setting jam pada menu system tools lalu klik time setting dan klik getar GMT.

Sumber : http://komputerjaringandsr.blogspot.com/2018/05/materi-kjd.html

Serahkan

Hari ini, saya mendengar kata serahkan, serahkan itu bisa menimbulkan arti yang sangat dalam, jika kita mengerti apa saja yang bisa di serahkan, contohnya yang bisa kita serahkan adalah takdir baik dan buruk kepada Allah azza wa jalla, selain itu bnyak juga yg bisa kita serahkan seperti ilmu yg positif, dan selalu amal ibadah kita serahkan sepenuhnya hanya kepada Allah azza wa jalla

Tp berbeda jika kata serahkan kita malah menyerahkan sesuatu yang berharga seperti keimanan kita hidayah, dan juga harta benda yang penting bagi kita, dan kita hanya menyerahkan, secara cuma cuma atau terpaksa, sama saja krena suatu hari kita akan menjadi sadar akan sesuatu yg hilang, maka dari itu, kata serahkan kita gunakan utk hal yg positif, bermanfaat dan yang ada didalamnya kebaikan utk kita serahkan